Parents, masih bingung enggak sih apa bedanya drawing & painting? Skill mana yang sudah anak Parents kuasai? Dan apa yang sebaiknya dipelajari lebih dulu? Nah, supaya Parents enggak bingung lagi dan bisa memilih kelas menggambar intensif yang cocok buat anak, Brush Studio akan menjelaskan keduanya dalam artikel berikut ini! 

Menggambar adalah proses membuat bentuk, objek, atau ilustrasi menggunakan garis dan arsiran. Umumnya menggambar menggunakan media yang bersifat kering berupa pensil, pena, krayon, dan spidol di atas kertas, layar digital, maupun kanvas. Fokus menggambar pun terletak pada bentuk, proporsi, detail, dan struktur objek, seperti membuat sketsa wajah, ilustrasi karakter, gambar pemandangan dengan krayon, atau gambar digital.
Sementara itu, melukis adalah kegiatan menciptakan karya seni menggunakan media basah seperti cat air, cat akrilik, atau cat minyak. Melukis lebih menonjolkan penggunaan warna, tekstur, dan ekspresi visual. Media yang digunakan juga lebih beragam, mulai dari kanvas, kayu, hingga kertas khusus. Contohnya, seperti membuat lukisan pemandangan dengan cat air atau lukisan abstrak.
Berdasarkan pengalaman Brush Studio selama ini, sebenarnya enggak ada yang lebih mudah atau sulit antara menggambar dan melukis karena keduanya membutuhkan latihan, kesabaran, dan kreativitas. Namun, umumnya melukis sering dianggap sedikit lebih kompleks karena melibatkan teknik penggunaan warna, pencampuran cat, tekstur, serta berbagai jenis media. Sementara menggambar cenderung lebih sederhana untuk pemula karena biasanya hanya membutuhkan satu alat seperti pensil dan kertas. Meski begitu, tingkat kesulitan tetap bergantung pada minat dan karakter masing-masing anak. Ada anak yang lebih nyaman belajar garis dan bentuk, tetapi ada juga yang langsung tertarik bermain warna.

Sebenarnya menggambar dan melukis adalah proses kreatif yang saling melengkapi dan enggak bisa terpisahkan. Menggambar merupakan skill dasar yang perlu anak kuasai untuk memahami bentuk, proporsi, dan komposisi. Dengan belajar menggambar, anak dapat lebih mudah memahami struktur objek sebelum menambahkan warna saat melukis. Selain itu, menggambar juga lebih praktis dan mudah diperbaiki jika terjadi kesalahan.
Akan tetapi, bukan berarti anak harus benar-benar jago menggambar sebelum mulai melukis, ya, Parents. Ada anak yang memang lebih tertarik pada seni abstrak, sehingga mereka bisa langsung mencoba melukis dan memadukan warna. 
Faktanya, menggambar dan melukis memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak, terutama di usia sekolah dasar. Saat anak membuat gambar atau bermain warna, mereka belajar mengamati bentuk, mengenali detail, dan menuangkan ide menjadi visual. Proses ini membantu perkembangan otak, meningkatkan fokus, serta melatih kemampuan berpikir kreatif dan problem solving.
Selain itu, aktivitas seni juga membantu anak lebih rileks setelah menghadapi tekanan ujian sekolah. Anak jadi memiliki ruang untuk mengekspresikan emosi dan membangun rasa percaya diri melalui karya yang mereka buat sendiri. Enggak heran kalau banyak orangtua mulai menjadikan kelas seni sebagai aktivitas positif selama liburan sekolah.
Nah, kalau Parents ingin anak belajar drawing & painting selama libur pasca ujian, ikutsertakan saja dalam program Graduation Break Art Intensive dari Brush Studio!
Kelas ini dirancang khusus untuk murid kelas 6 SD sebanyak 12 sesi dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan anak:
Dengan suasana seru dan terarah, kelas drawing & painting bisa jadi pilihan aktivitas liburan yang positif sekaligus bermanfaat untuk perkembangan kreativitas anak! Apalagi, kelas ini bisa anak ikuti secara onsite maupun online dengan harga mulai 250K per sesi.
Buruan daftar dengan klik WhatsApp sekarang sebelum kehabisan kuota!
Redaksi: Tim Brush Studio
Sumber: