Brushers, kamu tertarik buat terjun ke dunia visual seperti DKV, animasi, atau multimedia? Tapi, sering enggak sih kamu galau saat harus milih alat buat digital painting? Banyak pemula atau pelajar yang bingung mana perangkat yang sesuai dengan kebutuhan dan kantong mereka. Orangtua pun seringkali takut salah membelikan device yang cocok untuk anaknya.
Nah, dalam artikel kali ini, Brush Studio akan mengupas tuntas perbedaan pen tablet dan pen display. Yuk, kita bahas satu per satu biar kamu enggak salah pilih!
A. Apa Saja Device Digital Painting yang Bisa Kamu Pilih?
1. Pen Tablet (Drawing Tablet)

Perangkat ini berupa papan datar sensitif tekanan tanpa layar. Kamu bisa menggambar di atas permukaannya menggunakan stylus, sementara matamu tertuju ke monitor komputer atau laptop untuk melihat hasilnya.
2. Pen Display

Berbeda dengan papan biasa, jenis ini adalah layar monitor yang menampilkan gambarnya secara langsung dan sensitif terhadap tekanan. Kamu bisa langsung menggoreskan stylus di atas layarnya, sehingga sensasinya mirip seperti menggambar di atas kertas fisik.
B. Ini Perbandingan Pen Tablet vs Pen Display
1. Harga dan Sisi Ekonomis
Dari segi budget, pen tablet jauh lebih terjangkau dan ramah di kantong pelajar. Perkiraan harganya berkisar antara Rp750.000 hingga Rp3.750.000 untuk model standar, dan paling mahal berada di kisaran Rp7.500.000. Di sisi lain, pen display dibanderol dengan harga yang jauh lebih tinggi karena teknologi layarnya, yaitu mulai dari Rp4.500.000 hingga Rp19.500.000, bahkan model profesional bisa menembus puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Benarkah Belajar Digital Painting Itu Mahal?
2. Pengalaman Menggambar (Drawing Experience)

Pen display memberikan pengalaman yang sangat intuitif karena koordinasi mata dan tangan selaras di satu tempat. Sementara itu, pen tablet memiliki learning curve karena kamu harus membiasakan diri melihat monitor saat tangan bergerak di papan. Walau begitu, goresan pada pen tablet cenderung bebas dari halangan tangan sendiri yang menutupi objek gambar.
3. Ergonomi dan Postur Tubuh
Brushers, ternyata banyak yang enggak menyangka, lho, kalau pen tablet sebenarnya lebih unggul untuk kesehatan postur tubuh jangka panjang. Saat memakai pen tablet, leher dan punggung kamu akan tetap tegak lurus menatap monitor. Sebaliknya, pengguna pen display sering kali harus menunduk atau membungkuk ke arah layar, yang berisiko membuat leher cepat lelah jika tidak memakai stand atau lengan penyangga monitor yang pas.
Baca Juga: Anak Belajar Digital Art, Why Not?
4. Portabilitas dan Fleksibilitas Fleksibel

Pen tablet berbentuk sangat tipis, ringan, hanya butuh satu kabel USB (bahkan ada yang mendukung Bluetooth nirkabel), dan mudah dimasukkan ke tas sekolah. Sementara pen display umumnya lebih berat, membutuhkan ruang meja yang luas, serta memerlukan setup manajemen kabel yang lebih kompleks dan pasokan daya listrik.
5. Ketahanan dan Durabilitas
Karena enggak memiliki komponen kaca yang rawan pecah, pen tablet terbilang awet dan bisa bertahan hingga bertahun-tahun meskipun tanpa sengaja tersenggol atau jatuh dari meja. Sementara itu, pen display memerlukan perawatan ekstra protektif karena jika layarnya retak atau panel dalamnya rusak akibat benturan, biaya perbaikannya hampir setara dengan membeli unit baru.
Baca juga: Tips Anti Gagal Belajar Digital Art yang Bisa Kamu Coba
Baik pen tablet maupun pen display sama-sama memiliki keunggulannya masing-masing, tetapi bisa jadi kendala kalau enggak sesuai dengan kebutuhanmu. Lantas, gimana, sih, cara memilih device yang tepat?
C. Tips Memilih Device sesuai Kebutuhanmu
1. Sesuaikan dengan Anggaran Saat Ini
Jika budget kamu terbatas, jangan paksakan membeli pen display. Pen tablet dengan harga terjangkau sudah lebih dari cukup untuk melatih kontrol tekanan (pressure sensitivity) dan menguasai teknik dasar digital painting, kok!
2. Perhatikan Mobilitas Harianmu

Apakah kamu tipe pelajar yang suka menggambar di sekolah, kafe, atau berpindah tempat? Kalau iya, pen tablet yang ringkas adalah pilihan terbaik. Tapi kalau kamu lebih suka stand-by di meja kamar, pen display berukuran medium bisa jadi opsi menarik.
3. Pertimbangkan Fokus Karya Kreatifmu
Untuk pengerjaan gambar vektor, desain grafis, atau pembuatan komik garis (inking), pen tablet akan sangat membantu karena presisi kursornya yang tinggi. Namun, kalau fokusmu adalah digital painting yang butuh pencampuran warna kompleks dan detail shading intensif, intuisi dari pen display akan lebih membantumu.
Karena itulah, enggak heran kalau pen tablet lebih cocok untuk pelajar dengan budget terbatas, pemula, graphic designer, inker, sampai kreator yang sering berpergian. Sedangkan pen display biasanya lebih cocok untuk profesional, orang-orang yang lebih advance, pengajar, content creator, hingga artist yang sudah terbiasa dengan traditional painting. Namun, enggak sedikit juga illustrator dan animator yang masih suka menggunakan pen tablet setiap hari.
Baca Juga: 4 Aplikasi Ilustrasi Alternatif sebagai Pilihan yang Lebih Hemat
4. Coba sebelum Membeli
Bila memungkinkan, cobalah demo unit di toko. Kamu bisa mencoba selama lima menit secara langsung karena hal ini sering kali lebih membantu dibanding membaca spesifikasi berjam-jam.
Brushers, yang perlu diingat adalah mau secanggih apapun pen tablet atau pen display yang kamu punya, device mahal enggak otomatis bikin karyamu jadi bagus. Bagaimanapun juga, kamu tetap perlu mengasah skill menggambarmu secara konsisten.
Kalau kamu masih bingung memutuskan merek pen tablet atau pen display yang bagus, bukan berarti kamu enggak bisa mulai belajar digital painting, lho! Yup, karena di kelas digital painting Brush Studio, kami sudah menyediakan fasilitas belajar yang super lengkap dengan software premium dan perangkat profesional. Jadi, kamu bisa langsung fokus belajar teknik dasar dulu tanpa perlu khawatir tentang device, deh!
Yuk langsung amankan kursimu dengan klik WhatsApp sekarang juga!
Redaksi: Tim Brush Studio
Referensi Artikel
-
Drawing Tablet vs Display Tablet: Finding Your Perfect Digital Art Tool - Ai Tomioka
-
Pen Display vs Tablet: Which to Choose? - Big Red Illustration
Sumber Gambar
-
Ilustrasi Menggambar Jarak Dekat: Close up girl drawing her tablet with pen via Magnific.
-
Ilustrasi Meja Kerja Grafis 1: Office desktop with graphic tablet via Magnific.
-
Ilustrasi Menggambar di iPad: Side view woman drawing iPad via Magnific.
-
Ilustrasi Freelancer Bekerja Malam: Asian woman graphic designer freelancer working overtime via Magnific.
-
Ilustrasi Meja Kerja Grafis 2: Office desktop with graphic tablet (Alternate) via Magnific.
-
Ilustrasi Desainer Grafis: Graphic designer with graphic tablet via Magnific.
-
Ilustrasi Ilustrator Digital: Adult female illustrator working tablet device via Magnific.