Brush Studio sering mendengarkan kekhawatiran parents tentang perkembangan teknologi yang semakin maju. Parents biasanya ingin tahu apakah skill menggambar anak masih dicari banyak orang di tengah kemunculan Artificial Intelligence yang semakin canggih? Apakah dengan minat anak dalam menggambar mampu memberikan masa depan yang menjanjikan?
Faktanya, menggambar memiliki banyak manfaat dan sebenarnya justru perlu dikuasai di era digital ini. Namun, skill menggambar seperti apa sih yang Brushers butuhkan? Sudahkah skill gambar yang anak kuasai relevan di era digital ini? Nah, Brush Studio akan menjawab kekhawatiran parents melalui artikel berikut!
Parents pasti setuju bahwa sekarang ini siapapun dapat membuat gambar yang tampak nyata dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang hanya membutuhkan beberapa perintah. Tapi anehnya, justru di zaman secanggih ini, banyak audiens yang masih menginginkan human touch dalam gambar, ilustrasi, maupun desain.
Mengapa demikian? Karena menggambar bukan hanya soal hasil akhir lho, Brushers. Lebih dari itu, saat Brushers menggambar, ada kisah, proses, dan pengalaman dalam menuangkan apa yang dilihat, dipikirkan, dan dirasakan yang tak terlihat secara langsung. Nyatanya, setiap keraguan, koreksi, penekanan, dan ketidaksempurnaan dalam hasil karya manusia justru membuat gambar menjadi lebih hidup dan memiliki nyawa. Karena itulah, Brush Studio memberi saran kepada parents untuk membebaskan anak dari kesempurnaan saat belajar menggambar dan selalu mengapresiasi prosesnya. Dengan begitu, proses belajar dan kreativitas anak akan berkembang lebih baik tanpa khawatir dengan kehadiran AI yang dapat menghasilkan gambar secara instan.
Memang, AI akan terus berkembang dan membuat manusia kagum dengan kecanggihannya, AI juga akan tetap membantu manusia dalam memberikan ide. Akan tetapi, gambar buatan tangan memunculkan perasaan terhubung antarmanusia yang tidak dapat dihasilkan oleh algoritma komputer. Jadi, meskipun teknologi terus maju, keterampilan menggambar tetap memiliki nilai yang sangat penting dan relevan di era digital karena sentuhan dan kreativitas manusia tetap tak dapat tergantikan.
Baca Juga: Benarkah Graphic Designer akan Digantikan AI?
Lantas, bagaimana sih caranya manusia dapat bersaing dengan AI yang terkenal cepat dan mudah? Menurut Brush Studio, belajar digital art adalah solusinya!
Jauh sebelum AI muncul, perkembangan software dan peralatan digital art telah berkembang pesat yang membuat anak-anak lebih tertarik dengan gambar. Digital art memudahkan Brushers dalam menghasilkan karya secara cepat, tepat, dan dapat dikerjakan di mana saja. Nah, digital art ini menjadi peluang baru di era digital bagi Brushers yang telah menguasai dasar-dasar menggambar untuk mengembangkan kemampuannya.
Karena itulah, sebelum memulai digital art, baik anak kecil maupun orang dewasa perlu untuk belajar menggambar terlebih dahulu agar mampu menghasilkan digital art yang menarik dan hidup. Dengan menggambar, Brushers akan melatih kemampuan alami untuk berpikir secara kreatif dan menyusun ide secara visual. Menggambar juga melatih fokus, imajinasi, dan cara menyampaikan pesan melalui gambar yang tentunya dibutuhkan di era digital.
Kehadiran digital art bukanlah untuk meniadakan gambar tradisional, melainkan untuk melengkapinya. Banyak artist yang menggabungkan sketsa tangannya dengan teknologi agar menghasilkan karya yang lebih kuat dan bermakna.
Digital art juga membuka peluang baru bagi para artist dengan teknologi seperti AR (augmented reality) dan VR (virtual reality) agar mampu menciptakan pengalaman digital yang menarik dan interaktif. Di mana ilustrasi digital bukan hanya “hiasan”, tetapi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan memperkuat pesan.
Jadi, tak ada salahnya parents memfasilitasi anak untuk mempelajari digital art bila anak sudah menguasai teknik-teknik dasar menggambar sejak dini. Dengan mempelajari hal baru, mereka dapat bereksperimen dan mengeksplorasi diri mereka lebih jauh. Kemampuan menggambar tradisional dan digital art yang anak miliki akan membuatnya mampu bersaing di dunia yang terus berubah kelak.
Nah, buat parents yang ingin anak mengembangkan skill gambarnya di era digital, langsung saja hubungi Brush Studio dengan klik tombol WhatsApp! Di Brush Studio, anak akan diarahkan sesuai minatnya dan diajarkan dasar-dasar seni sebelum mempelajari digital painting. Kami juga menyediakan fasilitas dan coach berpengalaman yang akan mengajarkan berbagai software terkini dalam digital painting, karena kami adalah ahlinya kursus digital art! Let’s illustrate!
Redaksi: Tim Brush Studio
Sumber: