Cara Mengenalkan Digital Art ke Anak, Simple Kok!

Tanggal : 2025-08-22
Kategori : Gambar dan Menggambar - Dibaca: 43

Kata siapa sih mengenalkan digital art ke anak itu lebih sulit dibanding mengajarkan anak menggambar tradisional? Kalau parents ingin anak jago digital art seperti murid-murid kami di Brush Kiddo, parents bisa kok mulai mengenalkan digital art ke anak di rumah. Bahkan, ada rahasianya lho supaya parents tak perlu khawatir dengan gadget yang mahal, langganan aplikasi premium, atau time screening saat anak belum menguasai digital art. . Penasaran kan bagaimana cara mengenalkan digital art ke anak? Ikuti cara simple -nya ala Brush Studio di artikel berikut ini!

ilustrasi digital painting1. Pelajari Bersama Anak

Sebelum mengenalkan digital art parents perlu mencoba penggunaan gadget dan melakukan riset aplikasi ilustrasi yang akan digunakan terlebih dahulu. Namun, orangtua tak perlu menjadi ahli dalam penggunaannya, cukup kenali dan pilih gadget serta aplikasi yang mudah digunakan lalu jelajahilah digital art bersama anak. Dengan begitu, anak juga akan merasa akrab dan termotivasi dengan proses pembelajaran.

Baca Juga: Anak Belajar Digital Art, Why Not?

2. Sediakan Gadget yang Tepat

Selanjutnya, sediakan perangkat yang sesuai agar anak bisa leluasa berkarya. Sebaiknya, gunakan gadget seperti tablet atau smartphone yang memiliki layar besar dan terbilang sederhana dalam penggunaannya. Karena anak masih dalam tahap pemula, maka tidaklah harus menggunakan gadget khusus yang canggih, yang penting spesifikasi gadget tersebut sesuai dengan kebutuhan aplikasi

3. Pilih Aplikasi yang Ramah Anak

Lalu, mulailah dengan aplikasi gratis yang cocok untuk pemula. Brush Studio menyarankan aplikasi sederhana seperti Krita sebagai langkah awal. Bila anak sudah cukup mahir dengan teknologi, barulah bisa menggunakan aplikasi seperti Procreate karena fiturnya yang lebih kompleks namun tetap edukatif. Kedua aplikasi tersebut bahkan sudah lebih dari cukup untuk pemula, bahkan murid-murid Brush Studio tetap dapat mengikuti materi pembelajaran dengan baik.

Baca Juga: Sudahkah Skill Gambar Anak Relevan di Era Digital?

4. Perkenalkan Teknik Dasar Menggambar

Ilustrasi anak mencoba digital painting

Bila anak belum memahami teknik dasar menggambar, maka ajak anak mencoba stylus atau jari mereka, agar mereka dapat melatih tekanan dan goresan di layar. Cukup hanya menggunakan tools sederhana pada aplikasi, seperti brush, eraser, dan layers . Jangan lupa untuk mengenalkan pemilihan warna dan gradasi warna.

Baca Juga: 8 Tips Anti Gagal Belajar Digital Art yang Bisa Kamu Coba!

5. Siapkan Ruang Kreatif

Sediakan ruangan yang tenang dan nyaman untuk anak berkarya di rumah, agar mereka dapat fokus dan merasa lebih leluasa mengekspresikan kreativitasnya.

6. Tetapkan Batasan Waktu

Nah, salah satu kekhawatiran paling umum yang orangtua rasakan biasanya adalah potensi time screening yang berlebihan. Memang digital art membutuhkan gadget dalam penggunaannya, tetapi sebenarnya aktivitas ini memberikan efek yang berbeda dengan sekadar menonton video maupun scrolling media sosial lho!

Tidak seperti menonton atau scrolling, digital art mendorong keterlibatan aktif yang dapat membantu anak dalam memecahkan masalah, mengambil keputusan, hingga memicu daya imajinasi dan kreativitas.

Baca Juga: Alasan Kenapa Kamu Perlu Belajar Gambar, Banyak Manfaatnya!

Namun, pastikan parents tetap menjaga keseimbangan antara time screening dengan aktivitas lainnya. Pastikan anak tetap memiliki waktu bermain di luar serta istirahat yang cukup demi menjaga rutinitas yang sehat.

ilustrasi membagikan karya di media sosial7. Dorong Anak untuk Membagikan Karyanya

Tak ada salahnya untuk memberikan motivasi agar anak mau menunjukkan hasil karyanya kepada keluarga atau teman, baik secara langsung maupun di media sosial. Biasanya, Brush Studio akan menampilkan karya-karya murid kami di media sosial maupun studio. Nah, parents juga bisa mengikuti langkah kami dengan meminta izin anak untuk membagikan karya mereka kepada orang lain sebagai bentuk apresiasi dan rasa bangga. Kritik dan saran yang membangun ini bisa meningkatkan rasa percaya diri dan semangat anak untuk terus berkarya.

8. Pantau Terus dan Dukung Perkembangan Anak

Pantau terus perkembangan digital art anak dan dukung setiap proses belajar mereka dengan memberikan reward sederhana, misalnya dengan mengapresiasi anak yang telah mencoba teknik baru atau telah menguasai aplikasi ilustrasi secara otodidak. Hal ini akan membantu anak berkembang secara bertahap dan tetap antusias menggambar.

9. Ikutsertakan Anak dalam Kelas Digital Painting

Terakhir, bila parents merasa sudah saatnya anak berkembang lebih jauh, cobalah untuk mengikutsertakan anak dalam kelas digital painting agar mereka bisa belajar lebih terstruktur, mendapatkan bimbingan dari coach ahli, dan membagikan karyanya kepada teman-teman. Ikut kelas digital painting juga terjangkau kok! Dengan harga mulai Rp 600 ribu saja, parents bisa mendukung anak belajar digital art di Brush Studio!

Tunggu apa lagi? Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk dapatkan Free Trial!

Redaksi: Tim Brush Studio

Sumber:

 
 

 

 


Blog Terkait

Gambar Footer
brushillustration
brushkiddo
brushstudio.id

Rukan Graha Arteri Mas Kav.32
Jl. Panjang No.68, Kedoya
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520

Folow Brush Studio
Gambar WA